Turn Back
Protocol.
Standar operasional resmi untuk seluruh ekosistem GUIDEin. Dibuat untuk memastikan keamanan nyawa, kelestarian jalur, dan profesionalisme tanpa kompromi.
Tujuan Protokol
Mencegah kondisi pendakian berkembang menjadi situasi darurat akibat keterlambatan mengambil keputusan berhenti atau berbalik arah.
Critical DecisionKriteria Wajib
Kriteria Wajib
Berhenti (Turn Back).
Pendakian wajib dihentikan jika terjadi salah satu kondisi di bawah ini:
Fisik
- Pusing, mual, atau muntah berulang
- Nafas tidak stabil / sesak
- Kelelahan ekstrem (sulit jalan normal)
- Tanda hipotermia (menggigil hebat, bingung)
Lingkungan
- Kabut tebal (jarak pandang terbatas)
- Angin kencang / badai
- Suhu turun drastis
- Hujan deras berkepanjangan
Waktu
- Melewati Cut-Off Time (COT)
- Estimasi tiba di camp tidak memungkinkan
- Waktu cadangan habis
- Kondisi cahaya tidak memadai
Prosedur
Turn Back.
1
Hentikan pergerakan tim segera.2
Koordinasikan kondisi dengan guide/tim.3
Ambil keputusan bersama (atau ikuti instruksi guide).4
Kembali melalui jalur aman yang sudah dilalui.Larangan
Keras.
Menunda Keputusan
Dilarang menunda keputusan berhenti demi mengejar summit.
Memaksakan Diri
Dilarang memaksakan diri walaupun kondisi fisik/lingkungan memburuk.
“Kembali dengan
selamat adalah keberhasilan.”
Official GUIDEin Safety Principle