Screening
Kesehatan.
Standar operasional resmi untuk seluruh ekosistem GUIDEin. Dibuat untuk memastikan keamanan nyawa, kelestarian jalur, dan profesionalisme tanpa kompromi.
Tujuan Utama
Memastikan seluruh pendaki berada dalam kondisi fisik yang prima dan layak secara medis untuk menghadapi tantangan medan pendakian, guna meminimalisir risiko insiden kesehatan fatal di lapangan.
Medical CheckParameter Acuan &
Parameter Acuan &
Ambang Batas Aman.
| Parameter | Ambang Aman | Risiko Tinggi (Dilarang Naik) |
|---|---|---|
Saturasi Oksigen (SpO2) | >= 95% | < 90%Risiko Hipoksia/AMS |
Tekanan Darah | 100 – 140 mmHg | > 150 mmHgRisiko Stroke |
Denyut Nadi | 60 – 100 bpm | > 110 bpmKelelahan Kronis |
Saturasi Oksigen (SpO2)
Aman
>= 95%
Dilarang
< 90%
Risiko Hipoksia/AMS
Tekanan Darah
Aman
100 – 140 mmHg
Dilarang
> 150 mmHg
Risiko Stroke
Denyut Nadi
Aman
60 – 100 bpm
Dilarang
> 110 bpm
Kelelahan Kronis
Ketentuan
Administratif.
- Surat Sehat
Wajib menyertakan surat sehat H-2 atau H-1 sebelum pendakian.
- Kondisi Risiko Tinggi
User dengan riwayat atau kondisi risiko tinggi dilarang melanjutkan pendakian.
Kewajiban
Pendaki.
- Manajemen Hidrasi
Wajib menjaga asupan cairan minimal ± 3–4 liter per hari selama di gunung.
- Laporan Medis
Wajib melaporkan seluruh riwayat penyakit kronis atau alergi kepada guide.
Keselamatan Nyawa Adalah Prioritas Utama Di Atas Segala Ambisi Summit.